• By : Admin
  • On Date : 16 Sep 2026

LIVINWELL CARE | Nyeri Menjalar dari Pinggang ke Kaki? Bisa Jadi Saraf Terjepit, Jangan Tunggu Sampa

Pernah merasakan nyeri dari pinggang yang menjalar hingga bokong dan kaki? Atau leher terasa sakit disertai kesemutan hingga tangan? Jangan langsung menganggapnya sebagai pegal biasa. Salah satu penyebab yang perlu diperhatikan adalah HNP (Hernia Nukleus Pulposus) atau yang sering disebut masyarakat sebagai saraf terjepit.

Kabar baiknya, HNP tidak selalu harus berakhir dengan operasi. Penanganan bergantung pada penyebab, tingkat keparahan, gejala, dan kondisi masing-masing pasien. Banyak kasus dapat ditangani terlebih dahulu dengan terapi konservatif, sementara tindakan lebih lanjut dipertimbangkan bila diperlukan.

๐Ÿง  Apa Itu HNP atau Saraf Terjepit?

Di antara tulang belakang terdapat bantalan yang disebut diskus intervertebralis. Bantalan ini berfungsi membantu menyerap tekanan dan menjaga fleksibilitas tulang belakang. Pada HNP, bagian dalam diskus dapat menonjol atau keluar melalui bagian luarnya yang melemah. Jika tonjolan tersebut menekan saraf di sekitarnya, pasien dapat mengalami nyeri, kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada bagian tubuh tertentu. HNP dapat terjadi pada tulang belakang leher, punggung tengah, maupun pinggang. Namun, HNP pada area pinggang merupakan salah satu yang sering menimbulkan keluhan nyeri menjalar ke kaki.

โš ๏ธ Apa Saja Gejala Saraf Terjepit?

Gejalanya dapat berbeda tergantung lokasi dan saraf yang terkena. Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:

  • Nyeri pada pinggang atau leher
  • Nyeri menjalar ke bokong, paha, betis, atau kaki
  • Nyeri dari leher menjalar ke bahu, lengan, hingga tangan
  • Kesemutan atau rasa seperti tertusuk jarum
  • Mati rasa pada area tertentu
  • Sensasi terbakar atau seperti tersengat listrik
  • Otot terasa lemah
  • Nyeri yang dapat memburuk ketika duduk, berdiri, batuk, atau bersin

Jika nyeri terus berulang atau semakin mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan obat penghilang rasa sakit tanpa mencari penyebabnya.

๐Ÿ” Mengapa HNP Bisa Terjadi?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko HNP antara lain:

1. Proses penuaan: Seiring bertambahnya usia, diskus tulang belakang dapat mengalami perubahan dan kehilangan elastisitas.

2. Mengangkat beban dengan posisi yang salah: Mengangkat atau memindahkan benda berat dengan teknik yang tidak tepat dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang.

3. Gerakan berulang: Aktivitas tertentu yang memberikan beban berulang pada punggung dapat meningkatkan risiko masalah diskus.

4. Berat badan berlebih: Berat badan yang lebih tinggi dapat meningkatkan beban pada tulang belakang.

5. Cedera: Benturan atau trauma tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada diskus.

Bagaimana HNP Didiagnosis?

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan menilai riwayat keluhan pasien. Pada kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti MRI tulang belakang untuk melihat kondisi diskus, saraf, dan struktur di sekitarnya. Namun, hasil MRI tidak selalu menjadi satu-satunya dasar keputusan terapi. Dokter akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan bersama dengan gejala dan kondisi klinis pasien.

๐Ÿ’ก Apakah HNP Harus Operasi? Tidak selalu.

Penanganan HNP bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Pada kasus tertentu, dokter dapat merekomendasikan penanganan non-operatif terlebih dahulu, seperti:

  • Obat-obatan sesuai indikasi dokter
  • Fisioterapi
  • Modifikasi aktivitas
  • Latihan atau rehabilitasi tertentu
  • Tindakan intervensi untuk kasus tertentu

Jika gejala menetap, semakin berat, atau terdapat tekanan saraf yang signifikan, dokter dapat mempertimbangkan tindakan bedah atau prosedur lainnya sesuai kondisi pasien. Jadi, anggapan bahwa โ€œsaraf terjepit pasti harus operasiโ€ tidak selalu benar. Sebaliknya, menunda pemeriksaan ketika terdapat gejala yang semakin berat juga bukan pilihan yang bijak.

๐Ÿ‘จโ€โš•๏ธ Rekomendasi Dokter & Rumah Sakit untuk HNP

Jika Anda mengalami keluhan yang mengarah pada HNP atau saraf terjepit, pemeriksaan dapat dilakukan dengan dokter spesialis ortopedi yang memiliki fokus pada spine/tulang belakang atau dokter spesialis bedah saraf, tergantung kondisi pasien. LIVINWELL CARE dapat membantu pasien mendapatkan akses ke dokter dan rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan medis.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ INDONESIA

1. Siloam Hospitals Kebon Jeruk

  • dr. Carles Siagian, Sp.OT (K) Spine
    Konsultan Orthopaedic Spine. Beliau tercatat praktik di Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

2. Mayapada Hospital Jakarta Selatan 

  • dr. Starifulkani Arif, Sp.OT (K) Spine, FICS 
    Spesialis Orthopedi dengan subspesialis Spine dan praktik di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

3. Mitra Keluarga Kemayoran

  • dr. Fachrisal Ipang, Sp.OT (K) Spine 
    Konsultan Orthopaedic Spine, tercatat praktik di Mitra Keluarga Kemayoran.

๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ MALAYSIA

4. Subang Jaya Medical Centre (SJMC)

  • Dr. N Ramesh Narenthiranathan Consultant Neurosurgeon, Spine Surgery
  • Dr. Siow Yew Siong Consultant Orthopaedic & Spine Surgeon.

5. Thomson Hospital Kota Damansara

  • Dr. Fadzrul Abbas Bin Mohamed Ramlee
    Consultant Orthopaedic Surgeon dengan fokus Spine Surgery dan interventional pain management.

6. Pantai Hospital Kuala Lumpur

  • Dr. Sureisen Mariapan, Orthopaedic Surgery, subspesialisasi Spine Surgery.
  • Dr. Ng Bing Wui, Orthopaedic Surgery, Spine Surgery, termasuk fellowship spine dan endoscopic spine.

๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฌ SINGAPURA

7. Farrer Park Hospital

  • Dr. Mohd Mashfiqul Arafin Siddiqui (Dr Mash), Senior Orthopaedic & Minimally Invasive Spine Surgeon.

8. Mount Alvernia Hospital

  • Dr. Colum Patrick Nolan Spine & Neurosurgery.

9. Mount Elizabeth Hospital

  • Dr. Loo Wee Lim, Spine specialist.
  • Dr. Hee Hwan Tak Spine surgeon dengan praktik di Mount Elizabeth Novena.

Catatan: Pemilihan dokter dan rumah sakit sebaiknya disesuaikan dengan diagnosis, lokasi HNP, hasil pemeriksaan MRI, riwayat kesehatan, serta kebutuhan masing-masing pasien. Ketersediaan dokter dan layanan dapat berubah.

๐Ÿšจ Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera dapatkan pemeriksaan medis apabila mengalami nyeri punggung atau leher yang disertai:

  • Kelemahan anggota tubuh yang semakin berat
  • Mati rasa yang semakin luas
  • Gangguan berjalan
  • Kehilangan kontrol buang air kecil atau buang air besar
  • Mati rasa di area sekitar bokong bagian dalam atau genital

Gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi yang membutuhkan evaluasi medis segera.

๐ŸŒ Jangan Biarkan Nyeri Mengganggu Aktivitas Anda

HNP atau saraf terjepit dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti duduk, berjalan, tidur, hingga bekerja. Jika Anda mengalami nyeri menjalar, kesemutan, mati rasa, atau kelemahan, jangan abaikan segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. LIVINWELL CARE membantu Anda mendapatkan akses ke dokter dan rumah sakit di Indonesia maupun luar negeri, mulai dari rekomendasi dokter, appointment, hingga koordinasi kebutuhan medis. Jangan biarkan nyeri menjadi rutinitas. Kenali penyebabnya, dapatkan penanganan yang tepat.

LIVINWELL CARE | Your Gateway to Better Healthcare